Pecah
tangis perempuan yang tengah menjalani pernikahan kala sang mantan
suami datang bersama anaknya. Momen ketiganya menangis dan berpelukan
pun jadi sorotan publik di media sosial.
Pemandangan tak biasa
tersebut dibagikan akun @makassar_iinfo di Instagram. Dalam video
berdurasi tak sampai semenit tersebut, kejadian berawal dari seorang
pria membawa anaknya ke acara nikahan.
Dijelaskan,
pengantin perempuan yang berada di pelaminan ternyata adalah mantan
istri pria tersebut. Melihat kehadiran sang mantan suami bersama anak
tercinta, perempuan itu seketika menangis.
“Sedih ketika mantan suami menemani mantan istrinya menikah setelah berpisah,” ujar akun @makassar_iinfo.
Sambil
menggendong bocah kecil hasil dari hubungan keduanya yang kini sudah
berakhir tersebut, pria itu kemudian merangkul perempuan berbusana
pengantin, yakni sang mantan istrinya.
Meski dari raut wajah
tampak ada kesedihan, keduanya tetap berusaha tegar. Bahkan, kedua
mantan pasutri itu akhirnya berfoto bersama di pelaminan, tentu bersama
suami baru sang perempuan dalam video.
Kini unggahan tersebut
telah viral, ditonton hingga lebih dari 360 ribu kali, disukai oleh
lebih dari 61 ribu kali. Beragam komentar diberikan warganet, kebanyakan
yang merasa heran dengan kejadian itu.
“Plin-plan lu ah. Kalau masih saling sayang kenapa pisah ? Terus kenapa nikah lagi? Rujuk aja atuh kalau masih saling sayang mah. Kasihan itu suami barunya gak dihargain banget,” kata akun @rani.ps_15.
Selain itu, ada juga warganet yang menganggap pernikahan tersebut terjadi lantaran adanya perjodohan dari orang tua. Melihat pakaian adat yang digunakan, diduga peristiwa tersebut terjadi di Sulawesi.
“Mungkin entah karena harta atau dijodohkan orang tua,” ujar akun @ichaawardani_. (bob)
Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang
Sumber : Kumparan
